"Kamu kok betah banget ngobrol sama Aldo, Dion juga." Dira memiringkan kepalanya menatap Gibran yang sedang menyetir mobil. "kepo banget sih," sahut Dira menggoda Gibran, kini mereka sedang perjalan pulang, hari semakin larut, setelah makan malam bersama dengan sahabat Gibran, dilanjutkan dengan sedikit permainan monopoli, entah ide siapa itu. keseruan terjadi disaat semua harta kekayaan Gibran ludes karena harus membayar sewa yang mahal, pemenangnya Niko, terus berlanjut pada permain ular tangga yang selalu di menangkan Dira. "aku cuma tanya." Dira tertawa kecil. "Dion bilang, dia mau nunggu jandaku." perkataan Dira yang mempu membuat Gibran mengerem mendadak, mobil terhenti, untungnya tidak ada mobil di belakang. Mata Gibran melotot menatap Dira, wajah tidak bersahabat. "Aku salah ngom

