"Kamu nggak bisa ganggu Gibran, Dela. biarkan anak itu bahagia dengan istrinya," ujar Arlin pelan, wanita itu tidak ingin hidup keponakanny itu berada di bawah tekanan ibunya. Arlin tidak ingin kehilangan ketiga kalinya, sudah cukup Zinnia dan Gisela yang pergi, ia tidak ingin Gibran ikut pergi. "Tau apa kamu? kamu hanya orang luar." kalimat sarkas keluar dari mulut wanita cantik, lalu wanita itu terkekeh mengejek Arlin. "Aku masih bibi mereka, kamu tidak bisa menyangkalnya," seru Arlin, sorot matanya menatap Ardela tak bersahabat, "Aku hanya tidak habis pikir, kamu ibu mereka namun kamu memperlakukan mereka seperti mainan, jika kamu tidak suka kamu membuangnya," Geraman terdengar dari sosok di hadapan Arlin, wanita yang berprofesi sebagai Dokter itu tersenyum kecut. "kamu mau marah? at

