Part 20

901 Kata

Dira beberapa kali menghela napas panjang, gerakan di perutnya mulai teras. "Adik bayi geraknya pelan-pelan ya?" Dira mengusap perutnya, wanita itu nampak berpikir keras. ada yang salah dengannya, tunggu yang bermasalah itu hatinya. Perkataan Bik Nis semakin membuat Dira bingung, sama dengan apa yang Aldo katakan, tapi Bik Nis malah mengusulkannya untuk kabur. kabur? bisakah Dira pergi meninggalkan Gibran? awal peretemuan mereka memang tidaklah baik, buruk lebih tepatnya. Kalau Dira kabur sekarang, kemana ia akan pergi? tidak mungkin ia pulang kerumahnya, dia sudah di usir. kalau pun kabur nenek lampir Ardela pasti tidak akan membiarkannya kabur membawa cucunya. Dira tidak akan sanggup berpisah dengan anaknya. Aldo pasti tidak akan terlalu membantunya, Zio sedang memantau semua pergeraka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN