Jangan pakai ini, aku nggak suka," rengek Tifa karena Iko mencampurkan kol di dalam suapan nasinya. Iko pun menurut. Dipisahkan kol putih dari kepalan tangannya lalu melanjutkan menyuapi Sila hanya nasi dan ayam goreng saja. Ah, suapan Iko langsung dengan tangannya bukan menggunakan sendok. "Udah ambil air minum?" Iko melongok ke arah samping kanan dan kirinya. Tifa mengangguk karena mulutnya penuh dengan kunyahan nasi. Kemudian ia mengeluarkan air gelas kemasan dari saku celana. "Ini air dari candi tadi aku bawa," aku Tifa sambil terkikik geli. Saat kunjungan tadi, memang dibagikan nasi kotak sebagai jatah makan siang dan air minum kemasan dalam gelas. Jatah makan Iko sudah habis dimakan oleh keduanya dengan saling berbagi. Satu kotak dua tangan. Sedangkan milik Tifa sendiri masih utuh.

