Menguak Misteri

912 Kata

Ruangan mendadak sepi. Baik Tifa maupun Malik, belum ada yang bersuara. Melihat raut enggan di wajah Tifa, hati Malik tak kuasa. Ia rela dimaki, daripada didiamkan. Seolah tidak dianggap, menjadi momok yang tak ingin Malik hadapi. Terlebih jika itu berkenaan dengan Tifa. Gadis yang pada awalnya ia dekati untuk menebus rasa bersalah. Menjadi teman asing yang semakin dekat. Menjadi kakak yang tak pernah gadis itu miliki, hingga rasa lain hadir. Menebas rasa sepi Malik yang selama ini hanya ditemani anak-anak panti. Ia tumbuh sebagai yatim piatu. Bermodalkan beasiswa dan uang donatur, ia bisa sekolah hingga menggapai gelar sarjana. Keberhasilannya pun ia curahkan untuk balas budi pada yayasan yang dulu menjadi rumahnya. Mengelola setelah kepergian pemilik panti sebelumnya. Malik tak ubahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN