44

1501 Kata

"Daren! berhenti! Kita harus bicara!" teriak Dara memanggil-manggil Daren, namun lelaki itu sama sekali tidak menggubrisnya sedikitpun. Daren justru semakin mempercepat langkah kakinya di sepanjang koridor. Dara hanya ingin membicarakan mengenai masalah keributan yang Daren lakukan dengan Niko saat di jalan tadi, ketika mereka akan berangkat kesekolah. Namun lihatlah sekarang! Sepanjang mereka berdua bertatap muka saat berada di dalam kelas, mereka sama sekali tidak saling menyapa ataupun saling berbicara satu sama lain, bahkan menurut Dara, Daren justru terkesan mengacuhkannya. Dara fikir, mungkin Daren bersikap seperti itu untuk membuat teman satu kelasnya percaya, kalau hubungan mereka berdua memang sudah benar-benar berakhir, karena memang Dara dan juga Daren sudah sepakat untuk men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN