26

1962 Kata

Daren yang melihat kedatangan Ray dan kedua temannya, memandang tidak suka ke arah mereka bertiga. Lelaki itu dengan kesal membuka helm di kepalanya. Memberikan tatapan tajam ke arah Ray. "cih, jadi mereka semua ini temen-temen lo?!" Tanpa berharap mendapatkan jawaban, Daren dengan kasar menarik kerah baju Ray menggunakan satu tangan kanannya, dengan emosi yang meninggi. "lo denger gue baik-baik. Suruh temen-temen lo menyingkir. gue.. lagi males nyari ribut sama lo!" Perkataan Daren barusan, membuat kening Dara mengernyit tak mengerti. Ja-jadi.. Daren kenal sama kak Ray? Batinnya keheranan. Ray meludah. "cuih. Justru dengan sikap lo yang seperti ini, lo udah gue anggap nyari ribut sama gue!" BUGH! Satu buah bogeman tangan Ray, dengan cepat menghantam wajah Daren, membuat Dara yang ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN