Chapter 29

1137 Kata

Reina yang baru saja selesai mandi mengikat rambutnya asal saat mendengar suara bel, pasti Bima dan Zidan pikir Reina. Saat pintu terbuka Reina sudah siap menyapa dua orang yang ia cintai itu, namun tiba-tiba suarnya terasa tercekat saat melihat siapa yang berada di ambang pintu. “Ni... Niko.” “Hai.” Reina masih diam mematung masih dalam keterkejutannya. Bagaimana tidak terkejut, seseorang yang sudah lama tidak ia temui dan ia cari-cari selama ini kini berada di hadapannya. Sudah lama sekali Reina tak bertemu dengan Niko. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang kini menghiasi kepala Reina atas kedatangan Niko yang tiba-tiba. “Gue boleh masuk?” Tanya Niko. Reina mengangguk kecil kemudian mempersilahkan Niko untuk masuk. Untuk beberapa saat mereka sama-sama larut dalam keheningan, hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN