“Eh mahmud, kenapa lo rempong banget sih. Liat nih baju lo pada berserakan,” Lala menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sahabatnya yang terlihat sedang mengacak-acak lemari pakaiannya. “Oh gue tau, lo pasti kepengen terlihat cantikkan di depan Bima,” tebak Lala membuat Reina menghentikan aksinya. Reina tampak terdiam sejenak. Kemudian ia langsung memunguti pakaiannya yang sudah berserakan dan kembali meletakkan ke dalam lemari dengan cepat. Lala menatap heran sahabatnya itu. “Apaan sih, enggak!” Reina mengambil posisi duduk di sebelah Lala yang sedang duduk di ranjangnya. “Kalau enggak kenapa milih bajunya lama banget? Helooo mamah muda, ini udah jam setengah 10, bentar lagi pangeran dengan sayap pesawatnya bakal jemput lo.” “Iya gue juga tau. Tapi gue bingung aja mau pakai apa, nanti

