Izzat menggendong zahwa dengan gaya bridal style menuju kamar di kediaman Al-Qoyyis, beruntung kamar izzat di lantai dasar. Jadi izzat tidak perlu pindah kamar, karna kamar di atas akan membuat zahwa harus menaiki tangga yang pastinya akan membuat zahwa capek. Zahwa sudah meronta-ronta minta diturunkan, tapi izzat seenak jidat tetap menggendong zahwa. Wajah zahwa merona, pasalnya zahwa jadi pusat perhatian seluruh keluarga. Semua mata memandang tersenyum melihat dua pasangan yang masih terlihat malu-malu itu. Izzat merebahkan tubuh zahwa di atas kasur dengan pelan seperti menaruh barang pecah belah yang mudah pecah jika tidak berhati-hati. “sayang, mama sama papa pamit dulu. Jaga kesehatankamu dan si kembar ya, mama akan sering-sering kesini kok” farida mengelus puncak kepala zahwa lemb

