“innalillah” raina yang melihat tubuh zahwa tergeletak langsung panik “tolong... Tolong” beberapa dokter yang sedang piket datang karna mendengar teriakan raina. “tolong dok, dokter zahwa tiba-tiba pingsan” lantas tubuh zahwa di angkat dan di rebahkan di atas brankar. Raina bingung harus menghubungi siapa, tidak mungkin dia menghubungi seseorang yang memberinya tugas untuk menjaga & memperhatikan zahwa. Karna seseorang itu sendiri sedang bertugas. Raina mengambil benda pipih milik zahwa di atas meja, hendak menghubungi keluarga zahwa. Saat memencet kata mama, yang keluar nama Mama Afifah. Seketika raina langsung memencet gambar gagang telefon. Tut... Tut... “Assalamualikum sayang, ada apa? Kok tumben nelfon mama sayang?” terdengar suara mama afifah “wa’alaikum salam warahmat

