Setelah mengelilingi Kota Malang serta Kota Batu, hari ini mereka semua kembali ke kota tempat tinggal mereka. Izzat menemani zahwa duduk di kursi penumpang, izzat tidak lagidiruang kokpit yang harus memencet tombol-tombol di dalamnya. Kali ini tangannya menggenggam tangan zahwa hangat. “mas, Sepertinya dari tadi beberapa pasang mata menatap kearah kita dengan pandangan sedikit aneh” sebenarnya zahwa tau apa yang membuat mereka menatap ke arahnya & izzat. Tingkah manja izzat yang sedari tadi seperti anak kecillah yang mengundang tatapan mereka, tingkahnya benar-benar melebihi yumna yang masih balita. “biarin, aku tidak peduli. Memang salah bermanja-manja dengan istri sendiri?” sewotnya “tidak salah sih mas, hanya saja harus tau tempat” jelas zahwa “iya-iya” izzat merajuk *** Sesam

