Izzat terus menggoyangkan tubuhnya di atas ranjang, berbalik menghadap zahwa lantas memeluknya terkadang juga membelakangi zahwa. Membuat tidur zahwa terganggu dari seringnya izzat merubah posisi. “mas tidak tidur?” dengan malas zahwa mengajak bicara izzat. “hhhh...hhh... anu” izzat yang mulanya membelakangi zahwa berbalik menghadap zahwa “maaf kalau mas mengganggu tidur kamu sayang” di elusnya kepala zahwa lantas mengecupnya dengan perasaan bersalah. “mas kenapa?” zahwa menampakkan bola mata hitamnya yang masih terlihat sayu. “hhhmmmm mas ingin es dawet” mendengar itu zahwa mendengus kesal hanya karna ingin es dawet izzat mengganggu tidur zahwa. Padahal tubuh zahwa sudah lemas karna tadi habis muntah-muntah. “ya sudah besok pagi kita beli, kebetulan kan besok minggu kita ke CFD past

