Selama di perjalanan menuju istana Putri Moerae dan Pangeran Xavier hanya diam dan saling berkutat dengan pemikiran mereka masing-masing. Setelah sampai diistana Pangeran Xavier menggendong Putri Moerae sampai ke ruang makan istana. Keduanya masih saling diam, baik Putri Moerae ataupun Pangeran Xavier tidak ada satupun yang ingin membuka pembicaraan.. “Moerae!” pekik Pangeran Xavaier sambil berlari kecil ke arah Putir Moerae dan Pangeran Xavier. “Hai Felix.” Sapa Putri Moerae. “Mengapa kau digendong? Apa kau sakit? Kau terjatuh? Atau-----.” “Aku hanya sedang lapar Felix.” Potong Putri Moerae melihat Pangeran Felix yang sangat khawatir pada dirinya. Mendengar ucapan Putri Moerae, Pangeran Felix menghela nafas lega. “Dasar Putri aneh!” cerca Pangeran Felix. “Jangan mengejekku!” kesal

