Daniel kaget saat Serli merobek bajunya dan menutup mulut juga hidung Daniel membuat Daniel menghentikan langkahnya. “Kamu gunakanlah,” seru Daniel tetapi Serli hanya menggelengkan kepalanya. “Kamu membutuhkannya,” ucap Serli dan ia merobek kembali bajunya hingga perutnya sedikit terlihat dan ia gunakan untuk menutup hidung dan mulutnya. Daniel kembali meneruskan langkahnya. “Bun!” pekik Daniel saat tubuh Serli ambruk ke lantai membuat Daniel berjongkok dengan menahan kepala Serli. “Kamu tidak apa-apa? Sebentar lagi kita keluar dari sini,” ucap Daniel. “Tidak, aku tidak kuat lagi, Ayah.” “Apa maksudmu!” pekik Daniel. “Pergilah, selamatkan Verrel dan dirimu,” ucap Serli. “Aku tak akan per

