Serli berjalan menuju mobil Daniel yang sudah terparkir di depan kantornya dengan membawa dus berisi barang-barang miliknya. Daniel turun dari mobil menghampiri Serli dan mengambil alih kardus dan mereka sama-sama menaiki mobil. Dari jendela lantai 3 kantor Haikal berdiri memperhatikan Serli yang kini sudah menaiki mobil Daniel dan berlalu pergi meninggalkan kantor. Haikal mengeluarkan sapu tangan berwarna putih dengan garis merah muda dan terdapat huruf S di bagian sisinya. Sapu tangan itu milik Serli, saat itu Serli tidak sengaja menumpahkan air ke baju Haikal dan ia membersihkannya menggunakan sapu tangan itu. “Andai Allah menakdirkanmu menjadi jodohku,” gumam Haikal mencengkram sapu tangan itu. --- Di dalam mobil Se

