Episode 66

1450 Kata

Daniel memaksa Seno untuk menemaninya bertemu Tasya. Seno awalnya menolak tetapi bukan Daniel namanya kalau tidak bisa menyeret Seno. Kini keduanya sudah duduk di sebuah restaurant. "Nyebelin sumpah lu,, gue kan lagi mau ada meeting," gerutu Seno. "Alasan lu aja,, gue kagak mau ada fitnah," ujar Daniel. "Kalau ketauan Irene,, mampus deh gue," keluh Seno. "Gue juga, Oncom!" ujar Daniel menyeduh kopi hangatnya. "Halo Daniel," sapa Tasya yang baru saja datang. "Eh ada Acen juga," ujar Tasya kaget melihat Seno. "Nama gue Arseno. Bukan Acen," ujar Seno sinis. "Sorry," Tasya duduk di antara mereka berdua. "Jadi bagaimana?" tanya Daniel. "Begini loh Niel. Aku ingin orang itu di tuntut dan di hukum seberat-beratnya karena sudah mencemarkan nama baikku dan juga usaha rumah spa ku," ujar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN