Zahra hampir menangis menatap mata para bandit yang telah menculiknya, ini semua ulah Randy, lelaki yang mengejarnya akhir-akhir ini. Laki-laki yang benar-benar gila menurut Zahra. “Cantik, jangan berteriak seperti itu, enggak akan ada satupun orang yang mendengar kamu di sini, ingat cantik, kamu disini sepenuhnya milik aku, jadi percuma meminta pertolongan,” bisik Randy tepat di telinga Zahra. Kaki dan tangan gadis itu terikat, mulutnya disumpal dengan kain dan dia tidak bisa berbicara apapun. Randy sungguh keterlaluan. Tanpa sepengetahuan Zahra, Damian diam-diam membantunya, dia masih menunggu kedatangan Alex, temannya yang merupakan polisi. Kejadiannya begitu cepat, Alex dengan empat rekannya berhasil menyelamatkan Zahra, gadis itu nampak bergetar ketakutan ketika melihat perkelahian

