Dewa menghembuskan napasnya, dia mencoba memahami maksud Clarissa, dalam benaknya dia berpikir bahwa memang kemarin Mawar marah, tapi Dewa belum juga menyelesaikan masalah. Dewa yakin Mawar pasti bicara kepada Clarissa dan Dewa tidak suka hal itu, Dewa tidak suka jika Mawar mengumbar masalah mereka. Dewa akhirnya memilih untuk berterima kasih kepada Clarissa dan dia pamit berangkat kerja. “Maaf ya kak, maaf kalau kakak mendengar aku menyakiti Mawar, tapi itu semua biar aku selesaikan dengan Mawar,” ucap Dewa. Clarissa tersenyum mengangguk. “Iya, ini memang masalah kamu dengan Mawar, jadi hati-hati ya. Hati perempuan itu mudah rapuh, jangan sampai kamu menyakitinya terlalu dalam, kalau ada apa-apa, beritau saja ya aku,” ucap Clarissa. Dia lalu pamit pulang dan membiarkan Dewa berangkat

