Kendaraan roda dua berwarna hitam itu berhenti didepan gerbang SMA Bina Jakarta, seorang cowok berseragam putih abu-abu menghentikan laju kendaraannya. Netra dibalik kaca helm itu menyorot lurus ke arah cewek berambut pendek yang tengah duduk di depan halte, sendirian. Cowok bermata tajam dan bervisual bak anime hidup itu tengah dilanda kebingungan, haruskan dia menyapa? Atau mengabaikannya seperti 3 bulan belakangan ini? “Lo nggak akan nemuin kesempatan emas kayak gini lagi" gumam cowok bernama Daniel Dirgantara itu, dengan membulatkan tekad nya, kaki kiri Daniel menekan gigi transmisi ke posisi satu, lantas perlahan melepas tuas kopling hingga motornya berjalan. Tiara menatap pengendara motor yang berhenti di depannya, cewek itu menyipitkan mata. Menunggu si pengendara membuka helmnya

