Ketika Ran Bikin Bubur

1288 Kata

Aku merasa pusing sejak pukul empat pagi. Sekadar pusing, sih, tidak sampai mual atau muntah begitu. Jangan-jangan, aku mulai merasakan ngidam? Sampai jam tujuh pagi, aku masih meringkuk di balik selimut. Tubuhku terasa aneh, aku merasa menggigil kedinginan padahal udara sedang hangat. Ran menyentuh keningku. "Demam atau gimana?" tanyanya seraya berjongkok di depan wajahku. Menyibak selimut, aku menegakkan tubuh. Kayaknya enak turun, terus aktivitas, deh. Tidur begini malah bikin aku makin lemas tidak keruan. Ran menatapku dengan sedikit khawatir. "Kamu sakit?" "Nggak tau. Yang aku rasa cuma lemas, daritadi rasanya mau bangun nggak bisa." "Apa kita periksa ke dokter lagi?" "Enggak usah, deh," tolakku. "Kayaknya wajar kalau ibu hamil mengalami kondisi ini. Namanya juga terjadi peruba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN