Apa yang rela diberikan oleh seseorang, agar keinginannya terwujud? Memikirkan pertanyaan itu membutuhkan waktu yang panjang dan pemikiran yang tidak mudah. Buah pikirnya tidak bisa terwujud dalam waktu singkat, semedi yang dilakukan pun bukan sekadar semedi yang hanya menginginkan ilham sesaat. Apa yang menjadi ambisi, apa yang akan kau berikan untuk mencapainya, jalan apa yang kau pilih, memikirkan semua itu, benar-benar menguras mental dan emosi. Seringkali, Sang Manggali tidur setelah memikirkannya. Ia tertidur lelap di kamar semedinya. Tertidur tanpa adanya cahaya matahari, tanpa adanya gangguan Manusia. Tanpa adanya gangguan dari sang Biang—ibunya. Saat itu, dunianya terasa sunyi. Senyap. Sama sekali tidak ada suara. Sama sekali tidak ada kehidupan. Seolah ia ditempatkan di se
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


