Satu Jam Sebelumnya Damastra meerasa belakangan ini umurnya terus berkurang. Mulai dari urusan yang tidak kunjung selesai, pemegang Gada Brahma yang misterius, hingga kemunculan kembali sang pengkhianat yang dikiranya telah mati. Ia berdusta besar jika mengatakan semua ini tidak menakutinya, tapi ia juga tidak akan membiarkan kenyataan yang berubah ini memengaruhi keputusannya. “Benar.” Pria itu meyakinkan diri sembari berjalan menyusuri lorong. “Keadaan hanya berubah ke kemungkinan paling buruk yang sudah diperkirakan oleh mereka.” Ruang pusat komando di markas Marsose Selatan kembali disibukkan dengan berbagai kegiatan untuk memulihkan peradaban yang seakan kembali ke masa-masa lampau ketika Rakta belum ditemukan. Damastra menghitung setidaknya ada tiga ratus wajah berbeda di dalam s

