"Ayo Yang Kamu bisa!" Dava memutar matanya malas kala mendengar suara isterinya yang tetap menggemaskan walau Ia sampai harus nangkring di sebuah pohon jambu monyet layaknya monyet yang bergelantungan di jam 3 pagi hari ini. Nego Dava sama sekali tidak berhasil untuk menggunakan buah yang ada di villa, karena Dea menginginkan buah segar yang baru petik dari pohonnya. "Yang enggak usah heboh deh, entar bangunin para penghuni villa lainnya!" omel Dava, Dea terkekeh. Sebenarnya Dia teriak begitu buat Dia enggak ngeri lihat Dava yang manjat hanya karena permintaannya yang aneh pagi ini. Dea tahu permintaannya begitu konyol pagi ini, merasa tidak tega juga melihat Dava yang manjat pohon. Tapi mau bagaimana lagi? Dea begitu ingin rujak buah segar, yang artinya langsung metik dari pohonnya. "Ya

