*** Vivian memandang Geo tak percaya. Geo berubah, itu yang ada dalam benak Vivian. Akibatnya, Vivian semakin kesal saja pada Dafa. Ini semua gara-gara lelaki itu. Selama ini, Geo tak pernah membentaknya, apa lagi sampai memukul Teodore. Mereka akur. Tak pernah berselisih paham seperti ini. "Lihat! Geo benar-benar sudah berubah, dan kau tahu apa penyebabnya? Ardafaza Prangestu!" teriak Vivian saat punggung Geo betul-betul sudah tak terlihat. Sungguh menyebalkan melihat sekutu membalikan badan seperti ini. "Biarkan saja. Tapi, apa yang Geo katakan ada benarnya juga, apa tidak sebaiknya kita hentikan saja semua ini, Vi?" pertanyaan Teo membuat Vivian mengangakan mulutnya. Ia menggeleng tak percaya ketika Teo ikut-ikutan bersikap menyebalkan. "Apa kau sudah tidak waras, Teo? Apa kau juga

