*** Ada banyak cara untuk bertahan, tetapi yang paling sulit diterima dalam hidup ini adalah kegagalan. Banyak yang terpuruk karena gagal mempertahankan. Ada yang menyerah karena pernah gagal. Namun, bagi Dafa ia tidak berada dalam kedua katagori itu. Dirinya tidak terpuruk karena gagal mendapatkan Vivian kembali. Ia juga tidak pernah menyerah untuk mempertahankan perasaannya. Di sini, Vivian sendiri yang meminta berhenti. Berkali-kali mendorong Dafa pergi. Hingga akhirnya Dafa memutuskan untuk merelakannya. Bukan menyerah pada perasaannya, tetapi merelakan Vivian untuk bahagia bersama Teo. Namun, apa yang sebenarnya sedang terjadi? Kenapa perasaan Dafa sesakit ini setelah mendengar bentakan Vivian kepada Geo tepat setelah ia sampai diperbatasan antara dapur dan pintu masuk restorannya.

