*** Hari berganti minggu. Tiga bulan lalu Vivian jatuh sakit karena terlalu sibuk bekerja demi mengalihkan perhatiannya dari rasa beranama rindu. Kini, gadis itu tampak lebih ceria. Senyumnya tak lagi terlihat terpaksa. Semua seolah sudah baik-baik saja. Vivian sepertinya bisa melewati kesedihan akibat kehilangan. Tak seperti beberapa waktu yang lalu, pekerjaannya pun tertata rapi. Memang selalu pulang malam usai restoran ditutup, tetapi Vivian tak lagi memaksakan diri. Ia juga sudah memiliki koki baru untuk membantu pekerjaannya. Namun tidak seperti dulu, gadis itu hanya akan turun tangan bila pelanggan full memenuhi restorannya. Kini, Vivian tetap menjadi bagian dari dapur sekalipun pelanggan sedikit lenggang. Hal itu karena memasak adalah pekerjaannya. Vivian mencintai dapurnya. Ti

