Kalau ada yang lebih menyakitkan dari mendapat luka baru, itu adalah membuka kembali luka yang lama… *** “Amor... adalah adik gue dan Andromeda.” Itu adalah sebuah kalimat pembuka yang mampu mengejutkan Shenin hari itu. Shenin yang bawel mendadak berubah menjadi pendiam, memposisikan dirinya sebagai pendengar yang baik bagi Angkasa. Angkasa mengingat jelas, bagaimana seorang gadis pendiam yang merupakan junior di tempat lesnya begitu menarik perhatian Angkasa. Kalau saja Angkasa tak kelewat penasaran dan menyapanya lebih dulu, mungkin Amor tak akan pernah mengenal dirinya. Angkasa baru saja tiba di tempat les nya, sebuah tempat bimbingan belajar (Bimbel) yang cukup terkenal di sekitar daerah tempat tinggalnya. Angkasa selalu tiba lebih dulu dibandingkan dengan teman-temannya yang lain

