Kamu dekat, sangat dekat… Tapi akhir-akhir ini terasa jauh sekali… *** Andro tidak datang. Hingga menjelang malam cowok itu tidak kunjung datang. Setidaknya Shenin cukup merasa beruntung karena Angkasa setia menemaninya hingga pameran buku ditutup, bahkan cowok itu dengan baik hati menawarinya makan malam bersama di warung soto pinggir jalan. Mereka tidak banyak berbicara. Shenin cukup heran karena Angkasa tidak cerewet seperti biasanya, sementara dirinya sendiri juga enggan untuk memulai pembicaraan lebih dulu. Shenin berpikir mungkin Angkasa sedang tidak dalam mood yang baik untuk mengobrol. Meski demikian, Shenin sangat berterima kasih dan senang karena Angkasa dengan baik hati menemaninya. Yah, walaupun ada sedihnya juga karena Andro ternyata tidak muncul atau pun berniat menghubun

