(30) Kejutan

1124 Kata

Aku benci menjadi pihak yang paling berduka, sementara aku yang kamu anggap sebagai pemberi luka... *** Angkasa duduk termenung seorang diri di lapangan futsal indoor sekolah. Sepi. Hari ini tak ada jadwal latihan. Sangat pas untuk dirinya yang sedang ingin sendirian. Tepat saat bel pulang sekolah berbunyi tadi, Angkasa langsung membereskan bukunya dan melesat meninggalkan kelas. Ia merasa harus segera pergi dari sana, ia tidak ingin memberi Shenin kesempatan menghampirinya. Seharian ini Angkasa menghindari Shenin, dan sepertinya cewek itu melakukan hal yang sama. Lagi pula, kenapa ia harus menghindari Shenin? Seharusnya kan ia berlaga sebagai pahlawan atau sebagai seseorang yang akan menemani ketika cewek itu merasa terpuruk seperti sekarang ini. Ya, seharusnya memang demikian. Namun,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN