Keyra sebenarnya ingin menolak tetapi belum juga mulutnya bicara Leon sudah berjalan pergi. Leon sangat hapal dimana letak dapur dirumah ini jadi dia tidak perlu lagi bertanya pada Keyra, tidak membutuhkan waktu lama Leon sudah kembali dengan piring dan juga segelas air putih ditangannya. “Terima kasih..” ucap Keyra dengan menggaruk tengguknya yang tidak gatal. “Ayo kemari duduklah,” sahut Leon yang tidak menanggapi ucapan terima kasih dari Keyra. “Maaf ya harusnya kan aku yang membawakan kakak minum.” “Padahal kakak sudah malam-malam begini membawakan aku makanan,” Keyra merasa tidak enak hati pada teman kakaknya ini. “Tidak apa-apa, sekarang makanlah kau sudah lapar bukan.” Leon menyodorkan sepiring nasi goreng yang sudah dia tata diatas piring tinggal disantap oleh Keyra. Perut

