Memberi Maaf

1152 Kata

Ruang makan tampak hening, meski sudah memberi izin Afnan untuk masuk tapi sejak tadi Diana memasang wajah Afnan. Bahkan Diana menganggap Afnan tidak ada, “Nay.. nanti kita pergi kesalon ya.. mamah akan buat kau menjadi wanita cantik, siapa tahu nanti ada yang kepincut dengan dirimu.” Afnan yang sudah mau menjawab, ditahan oleh Nayra.. Nayra tersenyum menenangkan Afnan. “Iya mah..” sahut Nayra yang membuat Afnan melihatnya tajam. “Kak Nay itu kakak iparku mah.. tidak boleh menjadi istri orang lain,” Afnan membenarkan ucapan adiknya itu. “Memangnya kau punya kakak?” “Ekmm.. bisakah kita makan dengan tenang,” David melerai percakapan yang nantinya akan berujung dengan keributan disini. Diana langsung beranjak dari kursinya dan pergi dari sana sebelum menghabiskan makanannya. Afnan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN