Afnan dan Rio mulai asik mengobrol didalam kamar Nayra, sesekali mereka berdua tertawa sudah seperti kawan akrab, ternyata memiliki seorang adik lelaki semenyenangkan ini, pikir Afnan. “Nak Afnan, ayah kira siapa yang ada didalam kamar Nayra,” Afnan dan Rio langsung menengok dan melihat ayah Nayra yang sudah berdiri diambang pintu. Terlalu asik mengobrol sampai mereka berdua tidak sadar pintu kamar Nayra dibuka, “Ayah baru pulang,” sapa Afnan lalu mengambil tangan ayah mertuanya dan mencium punggung tangannya dengan sopan. “Iya.. ayah baru pulang, kalian teruskan lah mengobrol ayah mau membersihkan tubuh dulu, bau keringat.” Setelah mengatakan itu ayah Nayra kembali meninggalkan Rio dan Afnan berdua didalam kamar Nayra. “Nah karena ayah sudah pulang, aku pergi dulu ya kak, ayah pasti

