Nayra masuk kedalam apartemen yang sudah dibuka oleh Afnan setelah memasukkan kode yang Nayra tidak tahu berapa. “Cepat bawa masuk barang-barang kedalam kamar,” perintah Afnan yang tidak membiarkan Nayra setidaknya bernafas lega sedikit saja, belum juga Nayra mengagumi apartemen ini dia sudah kembali harus menuruti perintah Afnan. Dengan lesu Nayra langsung menuju pintu yang tadi Afnan tunjuk sedangkan Afnan dia malah bersantai dengan menaikkan kaki keatas meja. Nayra kembali dibuat kagum dengan kemewahan dan interior kamar Afnan, sangat rapih dan indah membuat mata Nayra termanjakan disini. Nayra tanpa sadar berjalan kearah pintu kaca lebar dan membukanya, ternyata ada balkon dikamar Afnan dengan dilengkapi kursi dan meja yang sepertinya digunakan Afnan untuk bersantai disini. “Wah..

