“Aku bosan jika hanya dirumah saja, ya izinkan aku untuk bekerja lagi,” mohon Nayra dengan memasang wajah puppy eyesnya. “Tidak sekali tidak maka tidak..” ucap Afnan yang tetap kekeh dengan pendiriannya, apa kata orang-orang nanti melihat istri dari seorang Gama Gulfrom bekerja sebagai pelayan ditoko roti lagi. “Ingat ya kau belum boleh melarangku, ingat perjanjian kita selagi kau belum bisa meyakinkan ayahku aku belum bisa kau atur semaumu.” Sudah Afnan duga jika Nayra akan membantahnya dengan itu lagi, “Begitukah.. tapi sekarang sepertinya kau harus menuruti semua perintahku,” ucap Afnan dengan tersenyum miring. “Kau…” tidak mungkin Afnan bisa dengan begitu cepat meyakinkan ayahnya, dia sangat tahu dengan sifat ayahnya yang mempunyai harga diri yang tinggi tidak mungkin dia bisa deng

