Harusnya Dia Pergi Bulan Madu

1126 Kata

“Suttt Key jangan menangis ya, kau bisa tinggal disini, kita bisa menonton bersama atau kau igin jalan-jalan aku akan menemanimu,” kata Nayra yang mencoba menenangkan Keyra yang menangis. Afnan mendengar bagaimana Nayra yang dengan sabar menenangkan adiknya, ternyata wanita itu penyabar juga, pikir Afnan yang masih berada dibalik pintu. Dret.. dret.. ponsel Afnan berdering, “Siapa yang menelponku.” “Aliya..” tubuh Afnan langsung menegang saat melihat nama Aliya tertera dilayar ponselnya. Untuk apa lagi dia menghubungi diriku, apa dia pikir aku masih mau bicara dengan nya setelah apa yang dia lakukan kepada diriku. Tanpa berpikir panjang Afnan memencet tombol merah dan langsung memblokir nomor Aliya, harusnya sudah dari dulu dia lakukan ini, bukan setelah gadis sialan itu menelponnya l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN