Nayra bekerja dengan serius, sudah beberapa desain yang dia buat dari tadi, “Ehhh.. ya Tuhan aku pegal juga,” kata Nayra dengan menggeliatkan tubuhnya. Nayra yang penasaran apa yang sedang dilakukan oleh para staffnya dibawah langsung beranjak dari tempat duduknya untuk turun kebawah. “Astaga..” pekik yang lainnya ketika melihat Nayra turun dari tangga. “Nyonya apa yang anda lakukan disini, anda tinggal memanggil kami jika membutuhkan sesuatu,” ucap yang lainnya dengan menundukkan kepalanya hormat. Nayra yang memang tidak suka dengan hal begitu memutar bola matanya sebal, kenapa seperti Nayra ini galak saja jadi mereka seolah-olah takut kepada dirinya. “Aku tidak butuh sesuatu, aku hanya ingin mengobrol dengan kalian, lagi pula bukankah ini jam makan siang?” kata Nayra yang berusaha l

