43. WANITAKU SAYANG, WANITAKU MALANG

1064 Kata

"Jika dunia mengecam mu, maka aku akan melindungimu." Aldan ** Aldan masih menunggu di kursi tunggu. Terlalu lama pemeriksaan yang terjadi. Pikirannya sudah kacau balau sejak menemukan Zee di kamar mandi villa. Sejujurnya, ia ingin sekali mendatangi Elvan, tapi ia juga tidak ingin meninggalkan Zee. Untuk saat ini, Zee butuh dia dan dia adalah kekuatan perempuan itu saat ini. "Mas Aldan!" Dari jauh Lay memanggil sembari melambai. Diikuti oleh Naina, Zafran dan juga Valeria. Aldan hanya menoleh tidak melambai, tidak.memberi senyum apalagi menyahuti. Dia benar-benar seperti orang linglung. Entahlah! "Bagaimana keadaan, Zee? Apa dia benar dilecehkan? Bagaimana bisa?" Naina menangis sembari menggoyang-goyangkan lengan Aldan. Aldan diam sembari menunduk. "Siapa yang melakukan itu? Elvan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN