45. JANGAN MENANGIS!

1232 Kata

Aldan kembali ke rumah sakit. Mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Gila? Memang! Bagaimana ia tidak gila jika perempuan yang ia cintai mengalami hal buruk seperti itu. Yang membuat Aldan marah adalah Zee sudah mempercayai Elvan, tapi kenapa lelaki itu malah menyakiti Zee hingga ke dalam-dalamnya. Astaga, trauma! Aldan tidak bisa membayangkan jika Zee mengalami trauma lalu depresi. Bisa-bisa ia akan menyakiti Elvan beserta keluarga lelaki itu. Ia sudah dikenal bertangan dingin, kenapa tidak ia buktikan saja dengan kenyataan. Sesampai di rumah sakit, Aldan berlari menuju kamar VIP di mana Zee dirawat. Saat ia membuka pintu, hatinya terluka parah ketika melihat Zee berada di bawah dekat sudut meja, memeluk tubuhnya sembari terus mengatakan kalimat yang menyesakkan hati kepada Orion.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN