29. MAKAN MALAM

1957 Kata

Zee tersenyum kepada Elvan atau tepatnya memaksa untuk menampakkan gigi agar tidak membuat Elvan bertanya banyak hal. Salah satunya, kenapa dia tidak di rumah dan malah baru keluar dari taksi. Ke mana saja? pertanyaan itu yang Zee takutkan karena ia tidak ingin Elvan semakin salah paham nantinya dan itu bisa membuat hubungan mereka bermasalah. “Maaf,” cicit Zee saat ia tiba di depan lelaki itu. “It’s oke.” Elvan menyahut. Lelaki itu terlihat sangat tampan dengan balutan jas biru navy dan kemeja dalam berwarna putih. Celana lelaki itu juga berwarna senada dengan jas, sehingga bisa dikatakan Elvan mirip dengan aktor-aktor yang hendak pergi ke acara stasiun televisi dalam bentuk memberi penghargaan. “Oke. Gue ganti baju. Setelah itu kita langsung pergi. Gak lama kok. Janji!” Zee memberi j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN