Tiga Puluh Enam

923 Kata

"Indarwan Wishaka itu orang tua kamu?" Pertanyaan kedua tentang nama ayah Adjie Wishaka sukses membuat Kirana panik luar biasa. Apalagi saat Adhie kembali mengangguk, seolah meyakinkan Rahmadji Bratasusena kalau pria tua itu tidak salah tebak. Tidak ada guna sama sekali mencoba berdusta, Adjie yakin, reputasi seorang Rahmadji Bratasusena jauh lebih hebat dibandingkan dirinya yang baru mengenal asam garam kehidupan. Lagipula jika di awal saja ia sudah berani berbohong tentang latar belakang, maka sudah bisa dipastikan, kakek Nina Bobo akan mendepaknya. Sesuai pepatah, sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya. Maka kepercayaan adalah hal yang paling ia butuhkan untuk menarik hati calon kakek mertuanya itu. Calon kakek mertua jika Rahmadji merestui. "Lancang kamu, seorang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN