Think Again !

944 Kata

"Grimm.. Darimana saja ?" Ilka terburu membrondongi si pria biru dengan banyak pertanyaan. Ilka khawatir karena pemuda itu absen tanpa pamit padanya, dan lagi gelagat pria itu dalam keadaan kurang bagus. Juga fakta bila dirinya sendiri pun belum dalam keadaan baik. "Jangan menangisi laki-laki itu lagi. Aku tidak suka." Seketika Ilka berhenti dari ocehannya. Pandangan matanya berubah membulat. Bibirnya terbuka beberapa saat sebelum akhirnya terkatup. Gadis itu kemudian memandangnya lagi, kali ini bibirnya agak bergetar. Inilah yang dia takutkan. Grimm melakukan sesuatu tanpa sepengetahuannya. "Jangan bilang kalau kamu-" "Aku baru saja menghajar bocah sialan itu. Dengan itu aku harap kau tidak lagi mendekati dia." Putus. Grimm tahu Ilka memutus kontak mata mereka. Bahkan setelahnya gad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN