Dua bulan sudah berlalu, sejak Arnawa melamar dan juga mengajaknya menikah. Kurang dari 30 hari lagi, mereka berdua akan resmi menjadi pasangan suami-istri. Serangkaian upacara agama dan adat Bali dimulai tak sampai tiga minggu lagi. Sesuai dengan apa yang sudah direncanakan Semua persiapan hampir rampung dengan benar serta sesuai rencana. Termasuk pengambilan foto-foto prawedding dan pencetakan sekitar 3000 kartu undangan untuk tamu-tamu yang akan diundang. Resepsi digelar di hotel bintang lima secara mewah dan berkelas, sebab akan dihari oleh kolega-kolega bisnis yang sangat penting. "Arna...," Sraya memanggil dengan suara lembut. "Maksudku, Sayang," ralatnya cepat. "Haha. Iya, Sayang. Ada apa? Kamu ada hal yang mau dibilang kepadaku? Apa itu?" "Mungkin kita harus mencetak 500 lagi,

