Kegiatan wajib di sore hari yang sudah satu bulan terakhir Sraya lakukan, tepatnya setelah resmi menikah, yakni memasakkan makan malam untuk Arnawa dengan tangannya sendiri. Dan, tak ada bantuan sama sekali dari asisten rumah tangga atau ibu mertuanya. Sraya pun sangat menikmati kegiatan barunya, dilakukan tanpa beban. Sraya akan pulang kantor juga lebih awal. Kemudian, pergi ke swalayan guna membeli bahan-bahan dapur, termasuk aneka sayur segar serta daging ayam. Walau, hanya bisa membuatkan makanan yang sederhana. Sraya cukup puas akan cita rasa makanan dihasilkannya. Arnawa selalu habiskan semua. Sraya jelas saja merasa senang. Pria itu sangat menghargai apa pun dibuatnya. "Om Swastyastu, Arna." Langsung diucapkan salam dalam nada lembut, kala panggilan teleponnya diterima oleh sang s

