Chapter 36

1159 Kata

"Ayu." "Aku ingin mengatakan sesuatu, jam istirahat nanti temui aku di taman dekat kafe." "Kumohon datanglah! Aku akan menunggumu, ini sesuatu yang penting. Aku ingin mengatakan semuanya." "Setelah aku mengatakannya, kumohon jangan marah. Aku punya alasan sendiri." "Liona Ayura." "Kamu tahu? Kamu adalah oksigen ku. Tanpamu aku benar-benar tak akan bisa bernapas." Ayu membaca kembali beberapa pesan singkat yang Rama kirim untuknya. Wanita itu di akhir pesan yang dikirim Rama, bibirnya tanpa sadar menarik senyum. Ayu tahu Rama meminta nya bertemu untuk mengatakan kebohongan yang ia tutupi. Tapi lagi-lagi Angga menyuruhnya untuk tetap cuek dan dingin.      Langkah Ayu terhenti saat beberapa meter di depannya terlihat punggung Rama yang bersender pada bahu bangku taman. Perlahan Ayu men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN