Perasaan Rama semakin tidak tenang, ia terus memikirkan perubahan sikap Ayu padanya. Saat pagi tadi Rama menelepon, Ayu hanya menjawab singkat seperlu nya saja. Rayuan yang Rama berikan pun kini tidak mempan. Kini, di kantor Rama benar-benar tidak bisa bekerja dengan baik. Pikirannya terus fokus pada wanita yang ia cintai. Semalam saat obrolan Rama dan Fahri di telepon, ia menceritakan semua nya. Reaksi Fahri tentu kaget baru mengetahui sang calon kakak ipar adalah pemilik kafe tempat kakak nya sendiri bekerja. Namun setelah Rama menjelaskan, lelaki itu mengerti. "Gini Bang, sejak kapan Abang bohong soal ini sama kak Ayu?" "10 bulan yang lalu," timpal Rama jujur. "Dan abang gak pernah cerita soal ini?" Rama mengeluarkan nafas pelan, "kan abang udah bilang sama kamu, abang gak mau kak

