Ayu sudah terlihat di ambang pintu disusul dengan Marsya dan Ajeng. Rama sudah bersiap, malam ini ia berencana akan melamar Ayu setelah mendapat restu dari Fahri. Dengan modal nekat dan sebuket bunga tapi ia merasa masih ada yang kurang. Tidak mau ambil pusing, Rama hanya akan melamar dengan apa yang ada saat ini walaupun terkesan biasa. Acara lamaran dadakan tanpa persiapan. Bukan Ayu yang mendekat tapi Rama, ia melangkah menghampiri Ayu saat Marsya dan Ajeng sudah lebih dulu pergi. Rama tersenyum begitu manis namun hanya mendapat respon biasa dari Ayu. "Udah lama?" "Baru kok," ucap Rama seraya menarik napas dalam. "Kamu sangat cantik hari ini." Rama menggombal dengan maksud agar Ayu tersipu seperti biasa namun masih dengan reaksi awal. Apa rayuan gue kurang?

