Bab 50

1985 Kata

"Vara, apakah ini adalah pembalasan atas apa yang aku lakukan di masa lalu? Mengkhianati cinta yang kamu berikan, dengan dalih ketidaksengajaan dan kepuasan," lirih Abraham. Menatap lurus pada foto yang berukuran sangat besar, yang terpajang di dinding kamarnya. Foto yang tidak lain adalah sebuah potret dari sebuah keluarga yang sangat bahagia. Dulunya. Disana tampak Abraham duduk bersisian dengan Vara, yang tengah memangku Viona kecil. Mereka bertiga tersenyum ke arah kamera, seakan menjadi keluarga yang sangat bahagia dan sempurna. Tanpa ada yang tau jika Abraham juga membuat foto itu bersama Feni dan Dinda. Kini entah di mana foto Itu berada. Yang jelas semenjak Feni datang mengacau semua kenangan manis itu sudah hilang tanpa jejak. Bersamaan dengan berubahnya sikap Feni kepada Ab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN