Bab 51

1956 Kata

"Duduk!" Feni menatap tajam pada Dinda, yang baru saja masuk ke kamarnya. Putrinya itu entah datang dari mana, sehingga baru pulang selarut ini. "Kamu kemana saja? Pamit dari pagi, ini baru pulang." "Bukan urusan Ibu aku mau kemana dan pulang kapan." Balas Dinda, acuh. Merebahkan tubuhnya di ranjang dan langsung menutup kedua matanya. Ia sangat lelah sehingga tidak memiliki waktu untuk berdebat bersama sang ibu. Mengeram kesal, Feni berusaha agar tidak kelepasan memarahi Dinda yang belakangan ini sangat sulit untuk diatur. Padahal posisi mereka saat ini semakin genting semenjak Viona menikah dengan Davin. "Ibu tidak ingin mengatur kalau kamu sudah benar dan berjalan pada alur yang sudah Ibu tentukan." "Aku tidak mau." "Kenapa? Kalau kamu tidak mau hamil bagaimana caranya kita bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN