Bab 52

1192 Kata

"Aku lihat kamu banyak melamun, Mas. Kenapa?" Aleana berbicara seraya menyerahkan vitamin untuk Abraham yang sudah siap dengan segelas air di tangannya. "Tidak ada. Kamu sudah makan?" Menerima vitamin yang diberikan Aleana untuknya. Aleana mengangguk. "Barusan selesai. Ya, sudah, aku balik ke kamar dulu. Kamu jangan terlalu pikirkan apa yang dikatakan mbak Feni tadi. Aku disini untukmu, bukan untuk harta atau sejenisnya." Sedikit membungkuk dan mengecup sekilas pipi kiri dan kanan Abraham. "Kamu langsung tidur ya, Mas. Jangan banyak begadang biar segera pulih." Tidak lupa, sebelum keluar dari kamar Abraham, Aleana membawa bekas makan suaminya itu untuk diantarkan ke dapur. "Aleana," seru Abraham. Dengan suara yang begitu pelan dan mengandung banyak keraguan disana. "Ya, Mas?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN